Tampilkan postingan dengan label Masyarakat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masyarakat. Tampilkan semua postingan
Label: , , ,

Menurutku (“Kewajiban mengasuh 1 anak kurang mampu”)



Menurutku, jika setiap pejabat pemerintah yang ada disetiap wilayah negara republik indonesia ini di wajibkan oleh negara untuk memiliki minimal 1 anak asuh dari kalangan keluarga yang kurang mampu maka penyebab putusnya sekolah serta ketidak mampuan keluarga miskin dalam menyekolahkan anak-anaknya dapat berkurang dengan program tersebut.

Dengan mengacu pada gaji para pejabat pemerintah saat ini, saya rasa itu dapat di berlakukan, selain dapat menimalisir besanya angka anak-anak putus sekolah dan ketidak adaan biaya untuk bersekolah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Bukan hanya itu melalui program ini, anak-anak di jalanan yang sedang menjadi pengamen atau pengemis dapat memperoleh haknya untuk mendapatkan pendidikan, dan tidak ada alasan bagi mereka lagi untuk berada di jalanan.

Memang hal ini hanyalah sebagai jalan alternatif untuk menekan besarnya angka anak-anak yang tidak mendapatkan pendidikan yang semestinya, tapi setidaknya program ini dapat mendorong orang-orang untuk peduli dan berbuat bagi sesamanya manusia. Mengapa saya bilang ini hanyalah jalan alternatif sementara, karena prioritas pemerintah haruslah tetap dapat mensejahterkan rakyat dan mengentaskan kemiskinan dari negara indonesia ini.





Label: , , , ,

"Pemakan Tempe"

“Kalau seribu orang bilang A, dan hanya kamu yang bilang B, Terus kamu bisa apa.?Nald.”

Perkataan di atas tadi, memang pertanyaan yang membuatku berpikir keras saat itu, pertanyaan yang sebenarnya sangat tak aku setujui. Dan tak ada yang bisa aku katakan lagi selanjutnya untuk mendebatnya, untuk berpegang teguh pada pendirianku. Sehingga saat itu aku pun goyah, bukan karena aku menyerah dan kalah, tapi karena aku sudah mulai lelah, menanggapi hal seperti itu yang sepertinya tak ada ujungnya.

                Entah, sering kali aku berpikir mengapa aku harus hidup dalam pendapat orang lain, sedangkan aku masih muda dan idealis. Ya bagiku “Kebodohan tersebesar manusia adalah hidup dalam pendapat orang lain, dari pendapat itulah seseorang berhak menjugde yang lain.”

Pernyataan tadi, adalah ungkapan rasa kekesalanku dan kecewaanku terhadap lingkungan sosial di mana aku bergerak, bernafas dan hidup. Katanya, aku harus menyadari hal itu dan hidup dalam lingkungan tersebut memang bukanlah hal yang mudah bagiku. Layaknya aku ingin makan tempe, ya aku ingin makan tempe tanpa harus memakai sendok, memakai garpu ataupun harus memakai teknik lainya, bagiku makan tempe itu simple aku hanya perlu mengambilnya dengan tanganku dan kemudian memakannya. Tapi entah mengapa ada satu,dua,tiga bahkan 10 orang yang melarangku memakan tempe dengan cara seperti itu. mereka mempraktekan berbagai teori dan metode mereka yang tampak kolot bagiku. Tempe itu Baik dan aku ingin memakannya, sudah hanya itu saja. Kenapa aku harus menuruti kalian, hey..!! kenapa.?!!.

                Lalu datang seseorang yang mengaku bahwa tempe itu miliknya, dan berkata “Ini tempeku, dan ini peraturan memakan tempenya, jangan di langgar, kalau di langgar kamu harus membayar 10 kali lipat harga 1 tempe yang telah kamu makan tadi..” . kemudian dengan tampak bodoh aku mengikuti peraturan memakan tempe tersebut, ya aku harus memakannya dengan tampak bodoh. Bodoh karena membenci diriku yang tak dapat melakukan tindakan apapun untuk dapat mengatasi dan mempertahankan pendirianku pada hal tersebut.

                Yang Jadi Pertanyaanku “MENGAPA HARUS ADA PEMILIK TEMPE SEPERTI  ITU DI LINGKUNGANKU...?? ”




Label: , , , ,

PASAR BARANG BEKAS SURABAYA (GEMBONG)


Sebagian masyrakat di Surabaya, pastilah tahu tempat bernama GEMBONG.  Yang berlokasi di sekitar daerah kapasan/kapasari, dekat dengan Hitech Mall.  Lokasi  ini memang khusus untuk menjual berbagai macam barang-barang bekas. Entah dari mana lokasi ini dinamakan Gembong, atau mungkin lokasi ini memang di ambil dari nama jalan itu sendiri yakni Gembongan.

Seperti yang saya katakan, di Gembong ini memang menjual berbagai macam barang bekas, misal ada sepeda bekas, baju/celana/jaket bekas, dan peralatan elektronik bekas serta juga peralatan memasak yang juga tentunya sudah bekas. Meskipun barang-barang tersebut adalah barang bekas, tapi memiliki nilai jual yang lumayan menguntungkan bagi penjualnya, walaupun terkadang terdapat barang yang kurang layak pakai atau tidak bisa berfungsi dengan semestinya dalam hal ini barang elektronik, tapi tetap saja banyak pembeli yang datang untuk mencari barang yang di inginkan. Begitupun juga dengan pakaian dan peralatan memasak, terlepas dari higienis atau tidaknya suatu barang memang tergantung masing-masing orang.





  Pasar gembong ini, ramainya mulai pada pukul 10.00 wib sampai sore hari.  Jangan kaget walaupun lokasi gembong ada di Surabaya, tapi penjualnya kebanyakan orang-orang Madura. Dan bila anda memang mempunyai waktu untuk datang ke tempat ini untuk mencari barang yang anda butuhkan, maka pintar pintarlah dalam menawar, karena harga yang di tawarkan oleh penjual hampir sama dengan harga barang baru, di karenakan barang-barang bekas tersebut adalah barang import tapi bekas. 
               

Anda Juga bisa datang kesana untuk menjual barang bekas anda, kepada penjual di sana.  Jangan kaget dan harus bersabar, jika barang bekas anda nantinya di tawar oleh penjual di sana, dengan harga yang bikin hati jengkel, maklum yang namanya penjual selalu ingin untung banyak. Karena Pasar Gembong buka setiap hari, jadi jangan ragu-ragu untuk datang kesana, walau untuk sekedar melihat-lihat.


Label: , ,

Karpet Merah Sidoarjo

Mungkin sebagai besar masyarakat sidoarjo, tahu sebuah tempat yang namanya karpet merah yang terletak di dalam area GOR Sidoarjo. Karpet merah ini adalah sebuah lintasan lari khusus Sprinter. Jika tidak di gunakan lintasan ini setiap pagi hingga malam hari di jadikan tempat nongkrong anak muda, karena di diluar lintasan ini, berjejer warung-warung kopi, yang buka dari mulai pagi hingga malam hari.

Tempat yang cukup sejuk ini, jika pagi hari biasanya di gunakan masyarakat sidoarjo untuk berolahraga. Tapi jangan kaget bila datang kesini, jika pagi, siang dan sore hari banyak anak-anak sekolah sedang nongkrong. Di karenakan tempat ini biasa di gunakan anak-anak sekolah mulai dari SMP-SMA untuk membolos. Aktivitas mereka pun beragam, dari sekedar hanya nongkrong, ngobrol, minum, makan, merokok, hingga minum minuman keras pun dapat di lakukan disini. Bagaimana bisa ??, di karenakan pedang kopi sekitar lintasan sprinter tersebut, pasti menyajikan minuman keras jika di minta. Hal ini pun di lakukan secara sembunyi-sembunyi.

Polisi pun kerap melakukan patroli dan razia di tempat ini, tapi entah mengapa hal tersebut , yakni minuman keras dan siswa membolos, masih dapat di jumpai sana. Dan bukan hanya  pagi hingga sore hari saja, tempat ini di anggap negatif. Karena ketika malam pun, tempat ini sering di jadikan ajang transaksi seksual. Pelakunya pun tidak tanggung-tanggung yakni Anak-anak Usia SMP sampai SMA, mereka melakukan pekerjaan ini, dengan berbagai latar belakang dan alasan diantaranya adalah karena pergaulan, tuntutan ekonomi, dan perkembangan jaman. Tarif mereka sekali short time pun beragam ada yang 300 ribu hingga 500 ribu. Lintasan sprinter ini hanya mereka jadikan sebagai ajang transaksi saja dan bukan untuk ‘eksekusi’. Transaksi ini pun tidak di lakukan secara terang-terangan, karena para pelaku berbaur seperti remaja pada umumnya, jika ada ingin menjumpai mereka, anda bisa bertanya terlebih dahulu kepada pemilik warung kopi di sepanjang lintasan sprinter tersebut.

Dari Hasil pantuan penulis, tempat ini di jaga oleh puluhan preman, serta beberapa aparat yang membeking’i di belakangnya. Jadi jangan sekali- kali membuat keributan di tempat ini, jika tidak ingin berakhir dengan di keroyok preman.hahahaha